Cerpen Tema "Ulang Tahun" Tamu Tengah Malam

Selasa, 09 Februari 2021

sumber foto : pinterest.com


Moment kebersamaan pasti menjadi mpian dalam menjalankan bahtera rumah tangga. Namun, tidak semuanya dapat merasakan kebersamaan. Pernikah dijalani dengan terpisah jarak karena sebuah pekerjaan. Sungguh terasa berat melampau jalan ini. tetapi, Nahla yakin kalau ini adalah bagian dari rencana Allah. Ia hanya bisa bersabar dan ikhlas dalam melakoni ketentuan Allah dan percaya bahwa suatu saat nanti Allah akan memberikan kesempatan untuk menikmati kebersamaan yang sesungguhnya.

Hujan beserta petir membelah angkasa. Tahun ini rasanya hujan begitu dasyat. Berita di mana-mana terjadi banjir cukup memilukan hati. Nahla memangku si bungsu yang asyik mengunyah biskuit kesukaan. Sedangkan, si sulung merapatkan duduknya ketika suara petir meggelegar. Hati dan pikiran Nahla berkecamuk setiap hujan turun. Ia teringat akan suaminya yang berada jauh di sana. Seolah hujan membuat ia merasakan sendu dan khawatir. Ada sesuatu yang sering mengganjal di hati ketika hujan turun. Apalagi kalau mendapatkan kabar di kota suami juga sedang turun hujan.

“Ya, Allah. aku mohon kepadaMu untuk melindungi suamiku di sana. Dia sedang berjuang mencari nafkah untuk kami. Berkahilah dan selalu jaga dia.” Doa Nahla lirih tanpa terasa ada bulir bening turun dari matanya.

“Bunda, kenapa menangis?” pertanyaan Geya putri sulung mengagetkan.

“Bunda, teringat Ayah dan berdoa kepada Allah SWT untuk selalu menjaga Ayah. Geya juga rajin mendoakan Ayah ya.” Ucap Nahla seraya mengusap lembut rambut Geya.

“Iya, Bunda. Aku setiap selesai salat selalu mendoakan Ayah. Oh iya. Bentar lagi bunda ulang tahun kan. Kira-kira Ayah pulang tidak ya. Hemm, harus pulang dong. Bunda, minta hadiah apa sama Ayah?” kata Geya.

Nahla tersenyum. :Bunda, pingin apa ya. Heemmm, kalau Ayah pulang tentu senang jadi bisa ngumpul bareng saat Bunda ulang tahun. Tetapi, jika pekerjaan Ayah belum memungkinkan untuk izin pulang, ya tidak apa-apa. Saling mendoakan saja. Waktu ulang tahunnya tinggal sesok hari. Bunda, belum yakin kalau Ayah bisa pulang. Apalagi kemarin Ayah bilang untuk minggu ini pekerjaan sibuk sekali.” Nahla menjelaskan.

“Mungkin bisa ambil cuti, Bunda. Semoga saja Ayah bisa mengambil cuti. Aku sangat ingin pas momen ulang tahun Bunda bisa berkumpul. Setiap momen ulang tahun entah itu ulang tahunku, adek, dan Ayah, dan Bunda pasti kita jarang berkumpul untuk merayakan.” keluh Geya.

“Eh, masih bisa video call loh untuk merayakan kebersamaan. Itu namanya bersama secara virtual, sayang.” Nahla berusaha mencairkan suasana sedih Geya. Meskipun, sebenarnya hatinya juga berontak untuk meminta kebersamaan segera diwujudkan dan dikabulkan oleh Allah SWT.

“Bunda, itu beda. Pokonya tetap berbeda. Nanti aku mau video Ayah minta untuk sempatkan pulang pas Bunda Ulang tahun. Titik!.” tekad Geya seraya permisi meninggalkan Bunda untuk mandi.

Nahla, kembali merenung dan merekam perbincangan dengan Geya. Ia tahu dan paham jika Geya sangat menginginkan Ayahnya untuk pulang sama seperti dirinya. Sudah hampir satu tahun belum pulang. Apalagi kadang orang-orang dengan seenak mulut dan bikin hati larut dalam memikirkan ucapan mereka. Omongan orang-orang itu akhir-akhir ini sering membuat Nahla jadi tak bisa lelap dalam tidur. Ditambah lagi beberapa hari ini, suami tak seperti biasanya aktif menghubungi. Sekarang paling hanya siang ketika waktu istirahat. Jadi, ikut terbawa pikiran yang tidak baik padahal harusnya percaya dan yakin tidak terjadi sesuatu terhadap suaminya.

Tidak ada sapaan pagi ataupun pertanyaan perhatian yang dikirim. Whatshap tetap saja centang satu dan telepon pun tak diangkat. Pikiran Nahla sudah kacau. Akhirnya Nahla membuat status di WA, ‘ulang tahun kali ini pasti tidak bisa pulang lagi. Padahal ingin mengenang pertemuan dulu juga dengan sebatang cokelat serta es krim kesukaan’ ada emoji sedih. Setelah, membuat status ternyata suami sudah on dan pesan WA sudah dibaca tetapi tidak juga dibalas. Bosan menunggu balasan, Nahla beranjak memandikan si bungsu. Lalu, ia sendiri pun mandi dan salat.

Malam terus bergulir. Angin sepoi-sepoi mengiringi malam tanpa taburan bintang hanya terlihat awan hitam masih menggantung setia. Mungkin hujan akan kembali turun atau bisa jadi hanya cuaca berawan saja. Anak-anak sudah siap untuk menikmati hangatnya selimut dan empuknya kasur. Si bungsu meminta Nahla untuk membacakan cerita kesukaannya. Kalau Geya sudah dari tadi membaca komik kegemaran dan malah sudah tidur setelah menyelesaikan dua komik. Nahla menggendong si bungsu untuk pindah kamar. Sebelum meninggalakan kamar Geya, Nahla menyelimuti, bacakan doa, dan mengganti lampu dengan lampu tidur.

“Selamat tidur anak solehah.” Nahla mengecup kening Geya. Seperti merasa ada yang mencium membuat tubuh Geya menggeliat tanda respon sayang untuk Bundanya. Nahla pun mengusap kepala Geya penuh kasih sayang.

Giliran si bungsu yang sudah beberapa kali menguap. Nahla menidurkan sambil bersholawat setelah selesai membacakan satu cerita. Tidak berapa lama sudah terlelap memeluk boneka bebek kesayangan. Kini, Nahla sendiri dalam dekapan malam sunyi. Kembali membuka ponsel tetapi belum juga ada balasan. Di benaknya jika besok pas ulang tahun belum juga ada balasan dan kabar dari suami. Ia berencana untuk mengirim pesan banyak atas kedongkolan hati. Biar sekarang ia simpan dulu segala yang berkecamuk di dada.

Nahla belum juga mengantuk padahal jam dinding sudah menunjukkan hampir pukul 12 malam. Ia sandarkan tubuhnya dan terus berusaha memejamkan mata. Sewaktu Nahla mulai merasakan kantuk tiba-tiba ponselnya berdering. Nahla melihat nama sang suami yang call.

“Malam begini telepon. Ini sudah jam 12 malam lewat, seharusnya dari tadi. Habis ngapain? Sibuk.” Nahla tak tahan menahan kesal hatinya. “ Aku ngantuk, mau tidur. Kenapa pesan WA tidak dibalas. Tidak telepon.”

Sang suami masih mendengarkan kekesalan Nahla. Setelah tidak ada lagi ocean Nahla. Dia berkata, “ Tolong, bukakan pintu depan. Ini dingin di luar. Sengaja tidak memberi kabar dan balas pesan WA. Beri surprise untuk istri tercinta yang sedang ulang tahun. Selamat ulang tahun, sayang. Hadiahnya ada di depan rumah loh.”

Nahla belum sadar dan baru beberapa menit kemudian melangkahkan kaki untuk membuka pintu depan setelah sang suami menyadarkan kembali melalui telepon. Nahla, mematung melihat suaminya datang di tengah malam pas di hari ulang tahunnya. Pikiran buruk yang tadi bergelayut ternyata salah. Suaminya sekarang ada didepannya memberikan sebatang cokelat dan sekotak es krim persis seperti di status WA yang ditulisnya.

 

Cerita ini adalah fiksi yang dikutsertakan dalam lomba Blog Menulis Fiksi “Ulang Tahun”yang diselenggarakan oleh Komunitas Blogger Semarang Gandjel Rel. Link ke  http://www.gandjelrel.com/


 

 

Tempat Traveling Paling Berkesan Taman Ghanjaran Trawas Kabupaten Mojokerto

Minggu, 24 Januari 2021

 

 

doc.MJJ


Tempat Traveling Paling Berkesan Taman Ghanjaran Trawas Kabupaten Mojokerto Liburan bikin senang dan pikiran kembali fresh. Siapa yang ndak pingin liburan? Apalagi ke tempat yang paling diimpikan. Wah, mau banget tuh diajak berlibur ke tempat yang paling ingin dikunjungi. Sementara ini, liburan virtual dulu. Semoga tahun depan berkesempatan untuk mengunjungi.

 

Saya suka kalau berkunjung ke daerah maupun tempat liburan bersama anak-anak dan suami maupun keluarga besar. Paling heboh tuh kalau pergi bersama keluarga besar, pokoknya wow banget. Anak-anak suka kalau diajak berpetualang di alam, jadi tidak hanya bertandang ke tempat liburan yang biasa-biasa saja. Seperti Mall atau berenang. Saya dan anak-anak suka banget kalau menjelajah alam serta melihat pantai.

 

Berkesempatan tinggal di antara kabupaten Pasuruan dan Mojokerto, tepatnya di daerah kaki Gunung Penanggungan memang menyenangkan. Hawa sejuk dengan udara bersih dan pesona alam yang dianugerahkan Tuhan sangat mempesona. Ya, Prigen dan Trawas mempunyai kontur wilayah perbukitan. Anak-anak suka dengan kesegaran alam yang tersajikan. Apabila, teman-teman berkesempatan untuk berkunjung ke daerah Trawas maupun Prigen di Jawa Timur, sempatkan mampir ya.

 

Di sekitar Trawas lumayan banyak tempat wisata yang bisa dikunjungi. Coba untuk browsing maupun cek di Youtube tentu ada banyak informasi yang didapat. Trawas maupun Prigen merupakan magnet untuk berlibur bagi siapapun. Alam yang sejuk dan hawa dingin menyelimuti wilayah ini. Anak-anak dan saya suka pergi ke sana pagi maupun selepas Maghrib. Pagi hari enak untuk jogging dan menikmati makan sebagai sarapan pagi. Sedangkan, malam selain mencari makan, kudapan, atau cemilan, tentu mampir main ke wahana permainan yang sudah dikelola dengan baik.

 

Nah, kalau penasaran ada apa saja di Trawas dan Prigen sempatkan untuk berkunjung ya. Saya paling berkesan dengan Taman Ghanjaran yang sempat saya kunjungi bersama keluarga kecil. Meskipun, kunjungan sudah agak lama waktunya tapi tetap berkesan dan bikin pingin balik lagi ke sana. Tinggal di sekitar wilayah tersebut. Habisnya bikin betah karena wilayah ini bikin mata dan pikiran kembali segar juga bersemangat menghadapi kehidupan hehee... Oke, mari menyongsong mentari indah di balik kesejukan alam yang disajikan sang pemilik lukisan nan cantik.


doc.pribadi

Taman Ghanjaran Trawas

 

Taman ini untuk anak-anak benaran sebagai surga bermain. Berkonsep seperti pasar malam menjadikan tempat ini banyak dikunjungi dan tak pernah sepi pengunjung. Rata-rata suka dengan permainan yang ada kemudian dilanjut dengan kulineran. Anjungan kuliner yang masih kompleks bikin pengunjung tidak susah ketika lapar melanda.

 

Taman Ghanjaran sudah menjadi daftar kunjungan anak-anak ketika keluar mencari udara segar. Tempat ini tidak begitu jauh dari tempat tinggal hanya naik ke atas kurang lebih 15 menit sampai. Taman Ghanjaran sudah menjadi destinasi wisata favorit masyarakat. Di sini bisa berselfi dengan spot yang bagus apalagi background Gunung Penanggungan serta Gunung Welirang yang menawan. Tempat yang cocok untuk ngumpul bersama keluarga maupun sahabat.

 

Di taman ini pasti bikin betah dan anak-anak tak ingin pulang cepat. Ingin mencoba semua wahana yang ada. Paling asyik naik sepeda kereta di atas melalui jalur seperti rel kereta api. Saya seringnya menyerah mengikuti anak-anak yang energinya kok full saja. Kalau sudah merasa lelah, saya memilih melipir ke anjungan kuliner saja dulu. Dengan memberi asupan energi maka lebih enak mengikuti anak-anak ke wahana lain. seperti Bianglala, mobil mini, odong-odong, perahu naga, berkuda, playground, dan lainnya.



 doc.pribadi


Di Taman Ghanjaran ini rasanya saya enggan untuk kembali ke kota asal karena ada yang tertinggal. Ya, belahan jiwa karena LDR masih menyapa. Harapan untuk bersama pastinya ingin disegerakan berkumpul. Merasakan berkumpul dan bisa berjalan-jalan serta menikmati keindahan ciptaan Tuhan bersama lebih menentramkan jiwa raga. Betapa kami rindu waktu itu dengan kebersamaan.

 

Mau Taman Ghanjaran? Lokasi tepat di Jalan Raya Tretes – Trawas No. 88, Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Tidak jauh dari SMP N1 Trawas. Kalau untuk tiket dihitung per wahana dan ada juga yang terusan. Parkir sepeda motor Rp 3000,00 dan Mobil Rp 5000,00. Oke, nikmati dan rasakan kebersamaan yang telah diberikan Tuhan dengan sebaik-baiknya karena kebersamaan yang teman-teman peroleh sangatlah diinginkan oleh saya yang sedang menjalankan bagian dari rencana Tuhan. Jaga keluarga dan kesehatan.

 

 

Tulisan ini dikutkan dalam #30dayswritingchallengesahabathosting

 

 

Peduli dan Empati Pada Mental Health Ibu Rumah Tangga

Jumat, 22 Januari 2021




                                                      sumber foto : istockphoto

Di rumah tanpa pekerjaan yang pati tentu bukanlah perkara mudah yang mesti dijalani oleh seorang ibu rumah tangga. Keputusan menjadi ibu rumah tangga dan meninggalkan pekerjaan bukanlah perkara mudah. Namun, niat untuk mendedikasikan diri pada keluarga tidak boleh dipandang sebelah mata.

 

Seorang ibu rumah tangga bukanlah suatu yang sepele, meskipun sering dianggap sebagai orang yang tak punya pekerjaan. Memang ibu rumah tangga tak memiliki pekerjaan yang tetap dan mendapat gaji bulanan. Akan tetapi, pekerjaan yang ada di rumah tidak akan pernah habis.

 

Ibu rumah tangga seharusnya lebih dipedulikan jangan sampai merasa sendirian dan kesepian. Ketika seseorang memutuskan untuk menjadi ibu rumah tangga pastinya sudah dipikirkan secara matang. Serta, pertimbangan dan perundingan dengan orang-orang terdekat. Namun, kadang mimpi tak seindah realita. Ada kalanya emosi mempengaruhi akibat penat, stress yang berlebihan.

 

Saya, sebagai ibu rumah tangga pun ada masa tidak bisa mengendalikan emosi. Stres dengan pekerjaan rumah yang terus ada dan tak kunjung selesai. Ditambah lagi dengan kondisi LDR dengan suami. Saya rasakan lebih menguras energi juga jiwa. Dikala ingin bantuan dalam mengurus anak-anak, sang kepala keluarga tak hadir. Belum lagi anak-anak jika berulah, padahal hanya hal kecil tetapi bisa menimbulkan ledakan seperti bom Nagasaki dan Hiroshima. Seharusnya tak terjadi tapi stres yang sedang menyelimuti bisa memicu ledakan tersebut.

 

Alangkah baiknya kalau pas berada di rumah untuk suami yang jarang pulang berusaha untuk memahami kondisi di rumah. Bukan tak peduli dengan keadaan, apalagi melihat istrinya pontang-panting belum selesai dengan urusan rumah dan anak-anak. Eh, malah asyik dengan ponselnya seraya tiduran. Wah, pastinya tambah gemes tuh istri. Baiklah, untuk kaum suami yang jarang pulang, lakukan semampunya untuk membantu sang istri supaya terasa lebih ringan dan cepat beristirahat.

 

Bantuan suami merupakan hal yang sangat diharapkan. Jadi, sang suami mesti tanggap dengan keadaan. Tidak perlu sungkan untuk membantu memandikan si kecil meskipun akan terjadi  kegaduhan kecil. Ya, siapa yang tidak heboh jika terjadi kekeliruan yang biasanya tidak akan terjadi saat mandi bersama ibu. si kecil hafal untuk tahapan mandi. Semisal ada kekeliruan dari ayahnya yang lupa ambilkan pasta gigi dan sudah ditaruh di sikat ternyata bukan pasta gigi si kecil. Bisa kan terjadi semacam itu.

 

Dalam penelitian yang dilakukan oleh Gallup terhadap ibu yang tidak bekerja di Amerika Serikat cenderung memiliki emosi lebih negatif. Seperti, khawatir, sedih, marah, stres, dan depresi, jika dibandingkan ibu pekerja. Banyak temuan terhadap ibu rumah tangga yang sering merasa sedih dan khawatir hingga menimbulkan depresi. Hal itu berkaitan dengan mental healthy yang harus diperbaiki.

 

Mental Health merupakan sebuah penyakit kejiwaan yang berkaitan dengan pola psikologis atau perilaku yang pada umumnya terkait dengan stres atau kelainan mental yang tidak dianggap sebagai bagian dari perkembangan normal manusia.

 

Pengaruh Mental Health Dalam Kehidupan

 

Emosi seorang ibu rumah tangga yang tidak dapat dikendalikan akan memiliki pengaruh kurang baik terhadap kehidupannya. Sepahit apapun dalam kehidupan atau secapai apapun melakukan pekerjaan rumah dan mengurus anak-anak, sebaiknya terus belajar mngolah emosi agar tidak berpengaruh buruk terhadap mental anak juga.

 

Pola Asuh Anak

 

Kesehatan mental pada ibu rumah tangga akan berpengaruh pada pola asuh pada anak. Seorang ibu tangga yang mengalami emosi, depresi, atau stres berkepanjangan bisa mempengaruhi pola asuh terhadap anak. Seorang ibu yang sedang emosi bisa melampiaskan emosi negatif kepada anak-anak. Hal itu tidak baik terhadap psikologi anak, sehingga dapat menimbulkan perkembangan sikap agresif pada anak, bisa juga menjadi anak yang tertutup, pendiam, dan memendam perasaan. Oleh karena itu, penting untuk belajar mengendalikan emosi negatif supaya tidak berdampak pada anak.

 

Tugas dan Kewajiban Harus Dibicarakan

 

Membicarakan tugas dan kewajiban kepada pasangan merupakan hal penting. Dengan saling mengetahui dan paham akan tugas dan kewajiban masing-masing maka akan lebih mudah dalam bekerja sama dalam urusan rumah tangga. Seorang ibu rumah tangga akan merasa lebih dihargai akan pengorbanannya. Begitu juga dengan suami yang memahami arti kerja sama dalam berumah tangga.

 

Seorang ibu rumah tanggga akan merasa sungkan ketika meminta bantuan kepada suami. Akan teteapi, ini harus dilakukan agar urusan rumah cepat terselesaikan. Dengan kerjasama antara suami dan istri pasti lebih meringankan dan memudahkan. Dengan meminta bantuan kepada suami bukan berati suami jadi turun pamor. Tetapi justru dengan membtu istri lebih mulia dan berharga.

 

Ambil Me Time untuk Ibu Rumah Tangga

 

Seorang ibu rumah tangga harus mengambil waktu untuk dirinya sendiri. Bisa dengan membaca buku sambil menikmati secangkir teh atau kopi. Atau menonton film atau drama kesukaan. Menikmati makanan kesukaan atau pergi ke salon. Dengan adanya waktu untuk diri sendiri maka, seorang ibu rumah tangga berusaha untuk menjaga kewarasan.

 

Ingat Anak-anak

 

Jika sedang merasa tidak baik dengan mental health, ibu rumah tangga harus cepat-cepat singkirkan. Tataplah mata anak-anak atau lihatlah anak-anak. Anak-anak yang selama ini menemani, membuat hati tentram, memberikan senyum tulus, dan memberikan kebahagiaan dengan tingkah polah yang gemesin, lucu, dan kadang bikin naik darah. Anak-anak itu telah menerima ibunya apa adanya, tidak peduli dengan status seorang ibu rumah tangga. Bagi anak-anak ibu itu seorang malaikat.

 

Mulailah untuk belajar mengendalikan emosi negatif. Ibu rumah tangga merasa nyaman, tentram ketika ada yang peduli bukan mengacuhkan. Dengan diperhatikan maka, tidak merasa sendiri dan sepi. Seorang ibu rumah tangga akan bahagia jika uluran tangan suami dalam membantu urusan rumah. Rengkuh dan peluk istri untuk menjaga mental healthnya.

 

Tulisan ini dikutkan dalam #30dayswritingchallengesahabathosting

 

 

Rabu, 20 Januari 2021

 

Aktifitas menyenangkan bersama teman

 




                                             Sumber : Foto Net


Melakukan aktifitas bersama teman-teman pasti menyenangkan. Siapa yang tidak suka kalau mempunyai kegiatan positif bersama teman maupun sahabat. Ada perasaan senang dalam aktifitas bersama. Apalagi kalau aktifitas dilakukan dengan sesuatu yang bermanfaat. Hal itu akan lebih terasa sebagai sebuah kebersamaan yang menyenangkan.

 

Teman yang menyenangkan dalam hidup ini pastinya yang akan membawa kebaikan. Baik kebaikan dunia maupun akhirat. Untuk itu mesti memilih dan mensortil teman daripada berisiko tinggi. Hemm... sebenarnya merasa sungkan untuk melakukan penyeleksian, tapi kalau tidak dilakukan mungkin akan berdampak buruk. Ya, ini sudah risiko agar teman yang ada disekeliling kita benar-benar tulus dalam berteman. Bukan hanya sedekdar basa-basi.

 

Teman sejati berusaha untuk tidak menyakiti karena dia tahu bagaimana rasanya tersakiti oleh teman sendiri. Berusaha untuk selalu mnyenangkan, menghibur, dan membawa kebaikan. Menebar hal positif bagi kehidupan. ketika seorang teman sudah menyakiti tentu rasa tulus dalam pertemanan berkurang.berusaha untuk menjadi teman yang menyenangkan meskipun kadang terasa berat dan harus ada balance juga.

 

Teman, sahabat yang menyenangkan akan memberikan aura positif pada seseorang. Maka, dari itu kehadiran teman sejati adalah anugerah terindah dari Tuhan. Jadi, ingat dengan lagu Sheila on berjudul sahabat kalau tidak salah. Duh, lupa udah lama banget, tetapi masih enak untuk didengar. Merangkum tentang sahabat sejati yang memberikan waktu untuk kita adalah sebuah keistimewaan agar pertemanan maupun persahabatan tetap terjaga dengan baik.

 

Pertemuan dengan teman-teman ketika melakukan kegiatan atau aktifitas akan lebih berkesan dan menjadi kenangan yang indah saat tidak bisa bertemu setiap hari. kesibukan masing-masing menjadikan tidak dapat berkumpul tiap waktu. Mengagendakan untuk berkumpul pada moment-moment spesial bisa dilakuan dan menjadi pilihan. Apalagi kalau aktifitasnya tidak banyak mengeluarkan budget, kalau gratis pasti lebih suka heheee...

 

Aktifitas Menyenangkan Bersama Teman-teman Tanpa Mengeluarkan Budget Banyak


                                   Sumber foto : koinworks


Ya, kegiatan yang dilakukan bersama-sama teman meskipun tidak mengeluarkan uang banyak tetapi tetap menyenangkan. Memang ada ya kegiatan bersama teman-teman tanpa mengeluarkan uang banyak? Nah, penasaran kan. Yuk, simak berikut ini :

 

1.    Mengunjungi Taman Kota

 

Kesibukan dengan aktifitas sehari-hari membuat seseorang merasa bosan. Apalagi jika aktifitas hanyak dilakukan didalam ruangan, bisa jadi pikiran kurang fresh. Udara yang didapat mungkin kualitasnya kurang bagus. Untuk itu, meluangkan waktu sejenak bersama teman pergi ke taman kota sebagai solusi. Dengan pergi ke taman bersama teman-teman tentu akan menyenangkan sekaligus bisa sebagai ajang untuk makan bersama dari hasil makanan yang dimasak bersama juga.

                     

2.    Menonton Film

 

Film bukan sekedar sarana untuk hiburan saja. Namun, bisa untuk bersenang-senang bersama teman. Iya, menonton film bersama akan lebih asyik. Meskipun, bisa terjadi debat kecil karena perbedaan tanggapan terhadap film yang baru ditonton, akan tetapi itu bukanlah sesuatu yang dianggap serius. Menonton film tidak harus pergi ke Bioskop, tetapi sekarang ini sudah ada layanan streaming video sebagai sarana menonton film bersama teman-teman. oh iya, bisa juga menggunakan layar proyektor supaya lebih puas dan seru acara menonton bersama.

 

3.    Bersepeda Bersama di Akhir Pekan

 

Memanfaatkan akhir pekan dengan teman-teman untuk bersepeda berkeliling kota, desa, maupun gelanggang olahraga. Pokoknya bisa bersepeda bersama dengan senang. Aktifitas ini akan lebih terasa menyenagkan jika teman atau sahabat memiliki hobi berspeda juga. Semakin seru dan mengasyikan. Bersepeda pun terasa lebih ringan karena dilakukan dengan senang hati dan bersemangat.

 

4.    Main Sepak Bola Di Luar Ruangan

 

Asyiknya bisa bermain sepak bola di  lapangan komplek perumahan atau desa/kampung. Ini beneran hiburan yang menyenangkan dan mengasyikkan. Paling berkesan jika lapangan yang dipergunakan untuk bermain sepak bola berbagai dengan anak-anak yang menggembalakan kambing. Anak-anak penggembala bisa ikut serta dalam bermain sepak bola. Wah, jadi tambah asyik main sepak bola di luar ruangannya.

 

5.    Bermain dengan Papan

 

Bermain menggunakan papan, seperti catur, monopoli, dan scrabble. Permainan itu cukup menyenangkan dilakukan bersama teman. Kalau berpikir bermain monopoli seperti waktu anak-anak, hal itu harus dibuang jauh-jauh. Ini permainan yang lumayan membuat pikiran jadi fresh kembali. Oleh karena itu, jangan sungkan jika akan bermain. Anggap aja sedang mengulang masa kanak-kanak.

 

Nah, teman yang menyenangkan itu bisa diajak lakukan aktifitas bersama tanpa banyak alasan. Jika sudah sepakat untuk melakuan aktifitas bersama maka, usahakan untuk menjamu dengan ramah dan sepenuh hati. Berpikirlah kalau ini moment dan kesempatan bagus untuk bersama-sama  sebab masing-masing peunya kesibukan sendiri. Jadikan kebersamaan sebagai moment yang berkesan.

 

 

Tulisan ini dikutkan dalam #30dayswritingchallengesahabathosting